Kamu menghadiahi saya beberapa hari di tanah air. wlaupun
hanya segelintir.
Hari-hari yang jadi
penutup tawa dan pembuka rindu yang membara
Seratus lima puluh hari sudah
Kita sama-sama mendesah
Kita sama-sama lelah
Menunggu matahari di zona waktu yang sama
Menunggu bumi merata
Dan
mendekatkan kita berdua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar